Skip to main content

Thoriqoh Alawiyah #1


Thariqoh Alawiyah adalah Thariqoh yang pendirinya dinisbatkan kepada seorang `ulamâ‟ besar al-Ustadz al-Adzam al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali Qasam bin Alawi bin Muhammad bin Alawi bin Abdullah bin Ahmad al-Muhajir Ahmad bin Isa bin Muhammad bin Ali al-Murtadha bin Sayid Ja'far ash-Shâdiq bin Sayid Muhammad al-Baqir bin Sayid Ali Zainal Abidin bin Sayid Husain as-Sibthi bin Sayyidina Ali bin Abi Thâlib bin Fathimah binti Rasûlullâh Saw.

Al-Faqih al-Muqaddam dilahirkan di kota Tarim pada tahun 574 H. Sejak kecil ia mendapat bimbingan agama yang sangat baik sehingga hafal al-Qur‟an dan disibukkan dengan mengkaji berbagai ilmu agama. Ia sangat pandai dalam Ilmu Bahasa Arab dan Ilmu-Ilmu Adab.

Sebagaian `ulamâ‟ mengatakan bahwa ia telah sampai pada tingkatan al-Ijtihad al-Mutlaq. Ia berguru ilmu Tharîqah kepada Imam Salim bin Bashri, Muhammad bin Ali al-Khatib, pamannya sendiri Syaikh Alwi bin Muhammad Shahib Mirbath juga kepada `ulamâ‟ besar bernama Sufyan al- Yamani.

Gurunya yang bernama Muhammad Bamarwan berkata: "Engkau sudah memiliki persyaratan untuk menjadi seorang pemimpin besar". Syaikh Abdurahman as-Segaf berkata: "Al-Faqih al-Muqaddam menduduki maqâm kutub selama 120 malam”, (al-Masyra‟u al-Rawi, juz 2, halaman: 8). Al-Faqih al-Muqaddam berguru dan memperoleh mandat (ijazah) tashawwuf dari ayahnya dari kakek-kakeknya sampai kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib Krw.

Ia juga memiliki guru lainnya yaitu Abû Madyân dari Ya'azza dari Abi Harazim dari Abu Bakar Ibnu al-Arabi dari Imam al-Ghazali dari Imam Haramain dari Imam al-Juwaini dari Abû Thâlib al-Makki dari Abu Bakar asy-Syibli dari al-Junaid aI-Baghdadi.

Source: instagram.com/tamansufi.id

Comments