Skip to main content

Pokok Ajaran Tasawwuf #6


Thoriqoh adalah jalan yang dilalui oleh orang sufi dalam perjalanannya menuju Tuhan, dan digambarkan sebagai jalan yang berpangkal pada syari'ah, sebab jalan utama disebut syar'i sedangkan anak jalan disebut thariq. Kata ini terambil dari kata tharq yang di antara maknanya adalah "mengetuk" seperti dalam ungkapan tharq al-bab yang berarti "mengetuk pintu" karena itu, cara beribadah seorang sufi disebut thoriqoh karena ia dalam ibadahnya selalu mengetuk pintu hatinya dengan dzikrullah.

Cara beribadah semacam ini oleh Nabi Saw. disebut dengan thoriqoh hasanah (cara yang baik). Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibn Hambal dalam Musnadnya dengan perawi-perawi tsiqat (dipercaya) Nabi SAW bersabda; Sesungguhnya seorang hamba jika berpijak pada thoriqoh yang baik dalam beribadah, kemudian ia sakit, maka dikatakan (oleh Allah Swt.) kepada malaikat yang mengurusnya, Tulislah untuk orang itu pahala yang sepadan dengan amalnya apabila ia sembuh sampai Aku menyembuhkannya atau mengembalikannya kepada-Ku.
(Musnad Ahmad bin Hanbal, juz 2, halaman: 203). Ungkapan thoriqoh hasanah dalam hadist tersebut menunjukan kepada perilaku hati yang diliputi kondisi ihsan (beribadah seolah-olah melihat Allah Swt. atau kondisi khusyu') yakin berjumpa dengan Allah Swt. dan kembali kepada-Nya.

Source: instagram.com/tamansufi.id

Comments