Taman Firdaus




: Ubaidillah Achmad

Garudaku Berkicau Nyaring
mengiringi Lagu
dan seruling desa
Tanah Air Beta
terbentang hutan, gunung, sawah, lautan

Garudaku
mencatat pesan langit kenabian
bertuliskan di antara dua sayap
meringkas lima butir firman
pada kisah para nabi pembebas

Ia berdiri tegar
membentangkan sayap kemerdekaan
dan kasih sayang
mengobarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika
pada semua anak negeri

wajahnya terdiam
memandangi ribuan nisan pahlawan bangsa
menyerukan Indonesia rumah kita
bersama rindu petani, pengembala dan aktivis Pelita
naskah suci, pancasilaku:

Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
                      Permusyawaratan/Perwakilan
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

inilah kalam suci kesemestaan
jerit tangis, haru dan bahagia
suara Tuhan mengiringi hati dan tekad bersama
melawan kebusukan dan kekerasan
atas nama Tuhan dan agama suci

ketegarannya menandai kalam Tuhan
kemerdekaan
kebersamaan
Kesatuan
meski kita berbeda:

Indonesia rumah, halaman, dan taman firdaus kita
dihiasi gadis gadis cantik
para petani yang tulus
dan anak negeri yang selalu riang
meski haus dan lapar

Ubaidillah Achmad, tinggal di sangkar As Syuffah Sidorejo Pamotan Rembang

Related Posts:

0 Response to "Taman Firdaus"

Post a Comment