Skip to main content

Posts

Pokok Ajaran Tasawwuf #6

Thoriqoh adalah jalan yang dilalui oleh orang sufi dalam perjalanannya menuju Tuhan, dan digambarkan sebagai jalan yang berpangkal pada syari'ah, sebab jalan utama disebut syar'i sedangkan anak jalan disebut thariq. Kata ini terambil dari kata tharq yang di antara maknanya adalah "mengetuk" seperti dalam ungkapan tharq al-bab yang berarti "mengetuk pintu" karena itu, cara beribadah seorang sufi disebut thoriqoh karena ia dalam ibadahnya selalu mengetuk pintu hatinya dengan dzikrullah.
Cara beribadah semacam ini oleh Nabi Saw. disebut dengan thoriqoh hasanah (cara yang baik). Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibn Hambal dalam Musnadnya dengan perawi-perawi tsiqat (dipercaya) Nabi SAW bersabda; Sesungguhnya seorang hamba jika berpijak pada thoriqoh yang baik dalam beribadah, kemudian ia sakit, maka dikatakan (oleh Allah Swt.) kepada malaikat yang mengurusnya, Tulislah untuk orang itu pahala yang sepadan dengan amalnya apabila ia sembuh sa…

Pokok Ajaran Tasawwuf #5

Kembali kepada Allah SWT dalam keadaan senang maupun susah. Direalisasikan dalam syukur ketika senang dan mengembalikan segala sesuatu kepada Allah SWT dalam keadaan susah.
Syaikh Amin Al-Qurdhi, Kitab Tanwir Al-Qulub, Hal 409.
Source: instagram.com/tamansufi.id

Pokok Ajaran Tasawwuf #4

Rela atas pemberian Allah SWT. Baik sedikit maupun banyak. Diwujudkan dalam bentuk qana'ah dan pasrah.
Syaikh Amin Al-Qurdhi, Kitab Tanwir Al-Qulub, Hal 409.
Source: instagram.com/tamansufi.id

Pokok Ajaran Tasawwuf #3

Berpaling dari makhluk direalisasikan dalam sifat sabar dan tawakkal.
Syaikh Amin Al-Qurdhi, Kitab Tanwir Al-Qulub, Hal 409.
Source: instagram.com/tamansufi.id

Pokok Ajaran Tasawwuf #2

Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW  dalam ucapan dan perbuatan serta sifat wira'i dan istiqomah.
Syaikh Amin Al-Qurdhi Kitab Tanwir Al-Qulub Hal, 409.
Source: instagram.com/tamansufi.id

Pokok Ajaran Tasawwuf #1

Taqwallah dalam keadaan tersembunyi dan terlihat direalisasikan dalam bentuk budi pekerti yang baik
Syaikh Amin Al-Qurdhi, Kitab  Tanwir Al-Qulub Hal 409.
Source: instagram.com/tamansufi.id

Thoriqoh Dasuqiyah #3

Pertama, memelihara adab dan aturan syari'at, yang didasarkan atas al-Qur'an dan sunnah Nabi Saw. Mengenai hal ini, al-Dasuqi berkata, “Syari'at adalah pohon dan hakikat adalah buahnya. Barangsiapa yang ingin menjadi anakku (maksudnya: pengikut thoriqonya) hendaklah ia mengekang nafsunya di dalam botol syari'at, yang ditutupnya dengan tutup hakikat, dan dilemahkannya dengan mujahadah.
Kedua, menjauhi segala yang haram dan syubhat. Mengenai hal ini al-Dasuqi berkata, “Makanan yang haram menghambat amal dan merendahkan agama; Perkataan yang haram merusak amal orang mubtadi' (pemula dalam mengamalkan tasawuf). Selama alat perasaanmu merasakan yang haram, jangan engkau berharap akan dapat merasakan kelezatan hikmat dan ma'rifat.
Ketiga, senantiasa waspada dalam menghadapi godaan hawa nafsu. Al-Dasuqi berkata, “Minuman kaum ini (pengikut thoriqonya) tidak akan diminum oleh orang yang di dalam hatinya terdapat kekeruhan karena kotoran rohani, sisa-sisa kegelapan, ge…